Home > Trik Microsoft Excel > Penggunaan Fungsi IF Pada Microsoft Excel

Penggunaan Fungsi IF Pada Microsoft Excel

Fungi IF – Menentukan Nama Berdasarkan Kode

 

Microsoft Excel adalah program pengolah berbasis angka yang sering di gunakan di perkantoran ataupun di instansi – instansi lainnya yang membutuhkan penghitungan dan pembuatan laporan secara komputerisasi.

dan terkadang, banyak formula atau rumus yang diperlukan dalam membantu proses pengerjaan sebuah laporan tersebut.

berikut ini adalah fungsi “IF” sederhana dengan sebuah contoh kasus.
Inti dari fungsi if adalah penggunaan logika.

Kasus : Sebuah rumah sakit memiliki 3 kode ruang sebagai berikut :

Kode Ruang Nama Ruang
V01 Mawar
V02 Melati
V03 Kamboja

Maka logikanya adalah :

Jika cell nya bertuliskan = “V02″, maka namanya “Melati”,
Jika cell nya bertuliskan = “V01″, maka namanya “Mawar”,
Jika cell nya bertuliskan = “V03″, maka namanya “Kamboja”

Fungsi If nya :

=IF(B3=”V02″,”Melati”,IF(B3=”V01″,”Mawar”,IF(B3=”V03″,”Kamboja”)))

- Keterangan berwarna Merah adalah tempat Anda menaruh kode tersebut. (silahkan sesuaikan dengan settingan Anda)

Berikut lebih jelasnya :
(Klik pada gambar untuk lebih jelas)

Demikianlah, fungsi If sederhana untuk menentukan nama berdasarkan kode, Anda dapat menerapkannya dengan kasus yang berbeda.

Untuk lebih jelas, Anda dapat mempelajarinya, silahkan unduh file disini (52,3 KB via 4Shared)

Mungkin nama ruangannya Anda ganti menjadi nama bagian suatu instansi :
Misalkan jika kodenya X011 nama instansinya Puskesmas
lalu kode X014 nama instansinya Sekolah Dasar

Dapat juga digunakan sebagai penentu harga berdasarkan kode :
Misalkan Jika kodenya 09123 maka Anda ganti keterangan diatas menjadi  Rp. 900.000
lalu kode 09100 Anda ganti nama “melati” diatas menjadi Rp.100.000

Fungsi IF – Untuk Menentukan Besaran Jumlah Tagihan

 

Sekarang kita akan membahas hal yang sama yaitu fungsi “if” sederhana, namun dengan tujuan dan contoh yang berbeda..
Berikut ini adalah fungsi “IF” sederhana dengan sebuah contoh kasus.
Inti dari fungsi if adalah penggunaan logika.

PENTING!

1. Tanda < artinya : Kurang dari
2. Tanda > artinya : Lebih dari
3. Tanda * artinya : dikali

 Contoh kasus :

Sebuah Rumah Sakit menetapkan bahwa :

Bila menginap (lebih dari) > 2 hari maka : Tarif harus di kalikan 20%
Bila menginap 2 hari maka : Tarif harus di kalikan 10%
Bila menginap (Kurang dari) < 2 hari maka : Tarif harus di kalikan 5%

Maka logikanya adalah :

Jika cell nya (kolom lama menginapnya) lebih dari (>) 2, maka cell tarif dikali 20%
Jika cell nya (kolom lama menginapnya) Sama dengan (=) 2, maka cell tarif dikali 10%
Jika cell nya (kolom lama menginapnya) kurang dari (<) 2, maka cell tarif dikali 5%

Maka, Fungsi IF nya adalah :

=IF(F3>2,E3*20%,IF(F3<2,E3*5%,IF(F3=2,E3*10%)))

- keterangan yang berwarna Merah adalah Cell tempat menaruh lama menginap (Silahkan Anda sesuaikan dengan milik Anda sendiri)

- keterangan yang berwarna Biru adalah Cell tempat menaruh Tarif (Silahkan Anda sesuaikan dengan milik Anda sendiri)

Berikut Previewnya, Silahkan di klik untuk lebih jelas

Demikianlah, Anda dapat memodifikasinya sendiri.

Pada kasus ini, diaplikasikan dengan ilustrasi sebagai Pajak. Suatu saat mungkin Anda dapat menggantinya dengan gaji, penghasilan dsb.
Lama menginap dapat Anda ganti dengan Lama bekerja misalnya…

Untuk lebih jelasnya, Anda dapat mempelajarinya di sini (50,2 kb Via 4shared)

Selamat mencoba, semoga bermanfaat.. sumber

Artikel lainnya mengenai:

Cara Masuk Bios Mode pada Komputer dan Laptop

About these ads
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.