Archive

Posts Tagged ‘Trik Excel’

Trik Meng-copy Pada Excel

Trik Meng-copy Pada Excel

Pertama-tama izinkan saya berterima kasih kepada Goesphin atas sharing ilmunya yang berharga ini. Mengapa berharga? karena lebih efisien dan efektif. Dengan bangga saya persembahkan kepada sobat sekalian inilah TEHNIK DUPLIKAT,.
Sebelum mengenal lebih jauh, mari kita bahas sedikit tentang dasar Excel , coba klik salah satu kotak pada excel misalnya A2. A menunjukkan kolom, dan 2 menunjukkan baris. Jadi yang saya klik adalah kolom A baris 2 atau disebut dengan Cell A2. Cell(sel) adalah tempat pertemuan antara kolom dan baris.
Sekarang bagaimana cara cepat kita menyalin suatu cell ke cell lainnya, anda bisa meng copy nya dengan berbagai cara ataupun dengan memakai formula “=”. Namun cara-cara tersebut, saya kurang efisien kita gunakan kalau hanya untuk mengcopy cell yang berada diatas kita. Ada cara yang lebih praktis lagi yaitu dengan tehnik duplikat yaitu menggunakan  Ctrl + D . . Misalnya : kita telah menulis “SAYA” pada Cell A1, tepat dibawahnya ada Cell A2 maka tinggal tekan Ctrl + D untuk menyalin kata “SAYA” pada A1. Cobalah untuk mempraktekkannya agar lebih paham.
Tehnik Duplikat ini memiliki syarat dan ketentuan yang berlaku yaitu :
  • Hanya bisa menduplikat Cell diatasnya
  • Tidak dapat digunakan untuk menyalin ke beberapa Cell
  • Cell yang akan digunakan untuk menyalin adalah belum ada editan didalamnya, misalnya sobat sekalian telah mengetik Huruf “a” lalu menghapusnya maka fungsi ini tidak akan berjalan. Fungsi ini dapat berlaku cell yang isinya di delete secara penuh, misalnya di sebuah cell ada sebuah tulisan ” saya” lalu kita klik cell tersebut dan memencet tombol delete pada keyboard.
Untuk menjadi perhatian sobat sekalian adalah :

  • ini hanyalah tehnik untuk menduplikat cell bukan tehnik untuk mencopy, jadi sangat wajar jika banyak memiliki keterbatasan.
  • Efisien karena hanya menggunakan satu langkah(Ctrl + D) untuk menyalin sedangkan cara lain memerlukan sampai dengan 4 langkah(1. klik cell yang ingin disalin, 2. tekan ctrl + c, 3. lalu ke cell tujuan, 4. lalu paste). sumber

Artikel lainnya mengenai:

Cara Masuk Bios Mode pada Komputer dan Laptop

Penggunaan Fungsi IF Pada Microsoft Excel

Fungi IF – Menentukan Nama Berdasarkan Kode

 

Microsoft Excel adalah program pengolah berbasis angka yang sering di gunakan di perkantoran ataupun di instansi – instansi lainnya yang membutuhkan penghitungan dan pembuatan laporan secara komputerisasi.

dan terkadang, banyak formula atau rumus yang diperlukan dalam membantu proses pengerjaan sebuah laporan tersebut.

berikut ini adalah fungsi “IF” sederhana dengan sebuah contoh kasus.
Inti dari fungsi if adalah penggunaan logika.

Kasus : Sebuah rumah sakit memiliki 3 kode ruang sebagai berikut :

Kode Ruang Nama Ruang
V01 Mawar
V02 Melati
V03 Kamboja

Maka logikanya adalah :

Jika cell nya bertuliskan = “V02″, maka namanya “Melati”,
Jika cell nya bertuliskan = “V01″, maka namanya “Mawar”,
Jika cell nya bertuliskan = “V03″, maka namanya “Kamboja”

Fungsi If nya :

=IF(B3=”V02″,”Melati”,IF(B3=”V01″,”Mawar”,IF(B3=”V03″,”Kamboja”)))

- Keterangan berwarna Merah adalah tempat Anda menaruh kode tersebut. (silahkan sesuaikan dengan settingan Anda)

Berikut lebih jelasnya :
(Klik pada gambar untuk lebih jelas)

Demikianlah, fungsi If sederhana untuk menentukan nama berdasarkan kode, Anda dapat menerapkannya dengan kasus yang berbeda.

Untuk lebih jelas, Anda dapat mempelajarinya, silahkan unduh file disini (52,3 KB via 4Shared)

Mungkin nama ruangannya Anda ganti menjadi nama bagian suatu instansi :
Misalkan jika kodenya X011 nama instansinya Puskesmas
lalu kode X014 nama instansinya Sekolah Dasar

Dapat juga digunakan sebagai penentu harga berdasarkan kode :
Misalkan Jika kodenya 09123 maka Anda ganti keterangan diatas menjadi  Rp. 900.000
lalu kode 09100 Anda ganti nama “melati” diatas menjadi Rp.100.000

Fungsi IF – Untuk Menentukan Besaran Jumlah Tagihan

 

Sekarang kita akan membahas hal yang sama yaitu fungsi “if” sederhana, namun dengan tujuan dan contoh yang berbeda..
Berikut ini adalah fungsi “IF” sederhana dengan sebuah contoh kasus.
Inti dari fungsi if adalah penggunaan logika.

PENTING!

1. Tanda < artinya : Kurang dari
2. Tanda > artinya : Lebih dari
3. Tanda * artinya : dikali

 Contoh kasus :

Sebuah Rumah Sakit menetapkan bahwa :

Bila menginap (lebih dari) > 2 hari maka : Tarif harus di kalikan 20%
Bila menginap 2 hari maka : Tarif harus di kalikan 10%
Bila menginap (Kurang dari) < 2 hari maka : Tarif harus di kalikan 5%

Maka logikanya adalah :

Jika cell nya (kolom lama menginapnya) lebih dari (>) 2, maka cell tarif dikali 20%
Jika cell nya (kolom lama menginapnya) Sama dengan (=) 2, maka cell tarif dikali 10%
Jika cell nya (kolom lama menginapnya) kurang dari (<) 2, maka cell tarif dikali 5%

Maka, Fungsi IF nya adalah :

=IF(F3>2,E3*20%,IF(F3<2,E3*5%,IF(F3=2,E3*10%)))

- keterangan yang berwarna Merah adalah Cell tempat menaruh lama menginap (Silahkan Anda sesuaikan dengan milik Anda sendiri)

- keterangan yang berwarna Biru adalah Cell tempat menaruh Tarif (Silahkan Anda sesuaikan dengan milik Anda sendiri)

Berikut Previewnya, Silahkan di klik untuk lebih jelas

Demikianlah, Anda dapat memodifikasinya sendiri.

Pada kasus ini, diaplikasikan dengan ilustrasi sebagai Pajak. Suatu saat mungkin Anda dapat menggantinya dengan gaji, penghasilan dsb.
Lama menginap dapat Anda ganti dengan Lama bekerja misalnya…

Untuk lebih jelasnya, Anda dapat mempelajarinya di sini (50,2 kb Via 4shared)

Selamat mencoba, semoga bermanfaat.. sumber

Artikel lainnya mengenai:

Cara Masuk Bios Mode pada Komputer dan Laptop

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.